Jual Genset Mini Bekas? Begini Cara Memilih Genset Yang Masih Bagus

Berdagang barang bekas bisa saja memberikan untuk yang besar terutama jika menjual peralatan yang banyak dibutuhkan orang seperti genset bekas.Saat ini genset menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat mengingat PLN sering melakukan pemadaman listrik tanpa adanya pemberitahuan lebih dulu.bahkan, harga jual genset mini bekas saat ini terbilang menjanjikan sehingga layak untuk diperjual belikan.

Meskipun ada anggapan jika barang-barang bekas terutama peralatan elektronik dan mesin seperti genset konvensional maupun genset mini memiliki kualitas yang buruk namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar.Barang bekas masih bisa memiliki kinerja yang bagus asalkan tau bagaimana merawat dan memolesnya agar terlihat seperti baru.Oleh karena itu, bagi kalian yang ingin menjual atau membeli genset bekas sebaiknya pahami beberapa hal dibawah ini agar bisa memilih mesin genset yang masih bagus dan tidak menyesal dikemudian hari.

  1.   Pilih produk yang memiliki informasi usia dan sejarah pemakaian

Bagi mesin seperti genset mini, usia dan sejarah pemakaian akan sangat berpengaruh pada kinerja mesin genset di kemudian hari. Semakin tua usia genset dan semakin berat cara pemakaiannya maka kinerjanya akan semakin berkurang. Oleh sebab itu, genset seperti ini biasanya dibandrol dengan harga yang jauh lebih murah. Kejujuran penjual dalam memberikan informasi yang penting akan sangat mempengaruhi kualitas produk yang akan dibeli.

  1.   Pilih genset yang terlihat bersih

Mesin genset yang terlihat bersih dan terawat merupakan salah satu indikasi jika pemilik sebelumnya rajin melakukan perawatan rutin. Penampilan genset yang bersih tentu akan semakin meningkatkan kepercayaan konsumen karena lebih terawat. Selain itu, genset yang sudah bersih akan terlihat lebih rapi dan terlihat seperti baru sehingga semakin meningkatkan keyakinan jika genset tersebut masih bisa berfungsi dengan optimal.

  1.   Pilih yang minim kerusakan

Selain tampilan luar yang bersih, minim kerusakan merupakan salah satu tanda jika genset dirawat dengan baik.Dengan alasan itu kalian bisa berasumsi jika produk tersebut tidak mengalami kerusakan atau setidaknya sedikit mengalami kerusakan namun bisa diperbaiki.Jika masih bisa diperbaiki sendiri maka sebaiknya perbaiki sendiri tapi jika kerusakan yang ada cukup parah sebaiknya panggil teknisi ahli yang berpengalaman. Namun, hal tersebut akan membuat kalian mengeluarkan dana lebih karena harus membayar teknisi. Oleh sebab itu, jika kerusakannya parah dan tidak sebanding dengan harga yang ditawarkan sebaiknya kalian tidak perlu membelinya.

  1.   Pilih yang memberikan garansi

Tidak hanya barang baru yang memberikan garansi, penjual barang bekas juga boleh memberikannya. Jika kalian ingin membeli genset mini yang masih bagus sebaiknya kalian memilih penjual profesional karena biasanya mereka akan memberikan garansi sekitar 1-3 bulan setelah pembelian. Akan tetapi, meskipun memberikan garansi kalian juga harus membaca syarat dan ketentuan dengan teliti agar bisa mengetahui bagian mana saja yang nantinya bisa diperbaiki melalui garansi.

  1.   Bukti tes produk

Meskipun agak jarang tapi ada penjual yang sengaja mengunduh video tes genset yang dijualnya agar konsumen lebih percaya.Walaupun hal tersebut biasanya dilakukan oleh penjual online tapi hal tersebut bisa kalian manfaatkan untuk mengetahui kualitas mesin genset mini tersebut. Hal ini jelas akan sangat membantu di era pembatasan sosial seperti yang berlaku di berbagai daerah saat ini.Meskipun berupa barang bekas tapi genset bekas pakai terutama genset mini yang digunakan untuk perumahan bisa memiliki kualitas dan performa yang tidak kalah dengan genset baru. Namun, hal itu tentu saja harus melalui proses perawatan serta service yang rutin.

Dari berbagai tips di atas, kalian yang ingin jual genset mini atau bahkan membeli harus memahami jika disaat seperti ini berbelanja online merupakan langkah terbaik yang bisa kalian lakukan. Hal ini dikarenakan dengan berbelanja online kalian bisa meminimalisir kontak dengan orang banyak sekaligus menghindarkan diri dari keramaian sehingga tidak mudah terkena penyakit.

 

 

 

Tagged : /

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *