Genset 3 Phase

Seiring berkembangnya teknologi, manusia mengandalkan teknologi untuk mempermudah segala pekerjaannya. Sayangnya semua perangkat canggih tersebut tidak akan beroperasi jika tidak disambungkan dengan aliran listrik. Agar ketersediaan listrik selalu terpenuhi, tentu saja Anda harus menyiapkan genset. Sebelum membelinya, kenali dahulu apa itu genset 3 phase.

Mengenal Lebih Dekat dengan Genset Jenis 3 Phase

Genset 3 Phase

Generator listrik adalah mesin yang dapat diandalkan ketika terjadinya gangguan listrik dari PLN. Sebelum membelinya di distributor resminya, Anda harus memahami informasi dasar mengenai generator pembangkit listrik tersebut. Pasalnya mesin diesel satu ini dibagi menjadi dua macam menurut dari jumlah tegangan keluarannya.

Kedua macam genset tersebut terdiri dari genset jenis 3 phase dengan tegangan mencapai 380 Volt, serta genset tipe 1 phase dengan tegangan mencapai 220 Volt. Keduanya memiliki kelebihan sendiri, sehingga Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan agar mesin dapat dioperasikan dengan maksimal sesuai keinginan.

Alternator 3 phase ini hanya memiliki cosphi di bawah 1 atau sekitar 0.8 saja. Dengan kata lain, mesin diesel satu ini hanya bisa mampu menghasilkan daya sekitar 80% dari daya generator yang bisa dikeluarkannya karena dilengkapi dengan 3 kabel keluaran. Tentunya besaran daya yang mampu dihasilkannya jauh lebih besar dan dapat memenuhi kebutuhan industri.

Alternator satu ini dibagi menjadi 3 jenis daya yang terdiri dari daya aktif (KW), daya nyata (KVA), dan daya reaktif (Kvar). Namun masih banyak yang bertanya berapa Volt yang mampu dihasilkan oleh mesin diesel satu ini. Sebenarnya generator pembangkit listrik dengan 4 tegangan keluaran ini dapat menghasilkan tegangan listrik hingga 380 Volt.

Pengukuran besarnya tegangan yang dihasilkannya, didapatkan dari rumus perhitungan V = akar (3×200^2) yang menghasilkan angka 381 Volt. Karena hasilnya dirasa lebih sedikit saja, banyak yang kemudian membulatkannya menjadi 380 Volt. Inilah mengapa banyak yang menyebut jika alternator satu ini mampu menghasilkan tegangan mencapai 380 Volt.

Kabel Netral Generator AC 3 Phase

Kabel Netral Generator AC 3 Phase

Secara keseluruhan genset 3 phase memiliki 4 jenis kabel keluaran yang terdiri dari kabel phase 1 (phase R), kabel 2 (phase S), kabel phase 3 (phase T), kabel nol (netral). Pemberian nama tersebut agar memudahkan teknisi untuk membedakan antara fungsi kabel satu dengan yang lainnya. Jika terjadi kerusakan, teknisi dengan mudah mengetahuinya dan segera melakukan penanganan.

Mesin pembangkit listrik satu ini dilengkapi dengan 3 kumparan phase, yang mampu menghasilkan output voltage (tegangan keluaran) mencapai 380 Volt dan diukur dengan phase berbeda. Sedangkan tegangan keluaran yang mencapai 220 Volt diukur menggunakan salah satu phase bersamaan dengan kabel netral.

Adanya perbedaan tegangan diantara ketiga phase tersebut, disebabkan oleh gelombang sinus yang saling berkejaran atau bisa dikatakan berusaha saling mendahului satu sama lain. Berdasarkan informasi tersebut, dapat diketahui bahwasanya ketiga phase tersebut memiliki sudut phase berbeda hingga mencapai 120 derajat.

Karena adanya perbedaan potensial tersebut yang membuatnya mampu menghasilkan nilai tegangan keluaran 280 Volt, serta memiliki nilai potensial phase netral yang menghasilkan nilai tegangan keluaran 220 Volt. Sedangkan titik netralnya berada di nilai 0 Volt. Inilah yang membedakan antara genset 1 phase dan genset 3 phase.

Berdasarkan ulasan singkat di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa genset AC 3 phase mampu menampung beban daya lebih tinggi dibandingkan dengan generator AC 1 phase. Kemampuannya untuk menghasilkan daya listrik tinggi, membuatnya dapat diandalkan bagi perusahaan industri besar maupun kantor pemerintahan sekalipun.

Tagged :